Dark Mode
Social Media
https://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-16.56.07-2-1024x461.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-16.56.07-1024x461.jpegIOT Lab

6 komentar 212 viewoleh dalam Artikel, IOT Lab, Jasamarga, Teknologi, Tol

Tim Penilai Badan Pengawas Jalan Tol (BPJT) dalam rangka penilaian jalan tol berkelanjutan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Marga, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang didampingi oleh perwakilan Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) Representative Office RO2 Bapak Nasrullah yang sering dipanggil dengan nama pak Tino, mendatangi Internet of Things Laboratory (IoT Lab) dan disambut oleh Bapak Randy Prasetia Putra selaku Project Director IoTLab Jasa Marga, Senin(15/11). Adapun nama Tim penilai dari BPJT adalah bapak Ir.Sudirman,MM (Tenaga  Ahli Mentri Bidang Lingkungan), ibu Dra.Endang Setyaningrum,MT (Pakar Kebersihan dan Manajemen Persampahan), bapak Agus HK Soetomo (Asisten Tenaga Ahli Menteri Bidang Lingkungan) dengan membawa Tim Pendamping Binta, Deni Pangestuti (Bina Marga), Uki (BPJT), Dicky (Pusaka), dan Moh. Zulfa Fathul Aziz.

IoT Lab Bersama JMT RO 2 mengajak Tim Penilai BPJT dan Bina Marga untuk melihat langsung sejumlah inovasi yang telah dikembangkan oleh Jasa Marga, di antaranya adalah inovasi teknologi Automatic Vehicle Classification (AVC) yang dapat membaca penggolongan kendaraan secara otomatis.IoT Lab juga menunjukkan inovasi Electronic Toll Collection yang tengah dikembangkan untuk memudahkan transaksi pembayaran tol yang lebih mudah di masa mendatang.

“IoT Lab memiliki peran penting dalam menghadirkan Inovasi untuk menghadapi tantangan pengoperasian jalan tol baik di bidang Transaksi, Lalu Lintas maupun Pemeliharaan sehingga mampu, meningkatkan pelayanan kepada Pelanggan Tol khususnya di Ruas Tol Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad yang meliputi Ruas Tol Jakarta-Tangerang, Dalam Kota dan Prof. Dr. Ir Sedyatmo. Beberapa teknologi yang telah dikembangkan oleh IoT Lab seperti Mobile Reader dan juga Let It Flo telah mendapatkan respon positif dari Pelanggan karena mampu mempercepat proses Transaksi di Gerbang Tol.” Ungkap pak Tino

Pak Tino menambahkan “Harapan saya agar IoT lebih meningkatkan aktivitas "Market Research" untuk mendengarkan permasalahan yang dihadapi oleh Pelanggan Tol sehingga inovasi yang diberikan IoT bisa tepat sasaran dan memenuhi ekspektasi pelanggan. Saya juga berharap IoT bisa segera memasuki tahapan Implementasi untuk Inovasi Teknologi lainnya yang sedang dikembangkan, misal: CCTV Analyst, agar efektifitas inovasinya bisa segera dievaluasi bersama-sama dengan Jasamarga Metropolitan Tollroad sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh Pelanggan Tol kita.”

https://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-11.36.40-1024x576.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-15-at-11.59.03-1024x768.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-14.46.09-1024x461.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-14.45.04-1024x461.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-14.46.48-1024x461.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-14.50.14-1024x461.jpeghttps://www.jmiot.org/wp-content/uploads/2021/11/WhatsApp-Image-2021-11-17-at-14.50.53-461x1024.jpeg

Tim penilai sempat mencoba langsung fungsi transaksi dari GTO, mobile reader, epass, dan let it flo serta real-time monitoring tools keberfungsian perangkat yang memanfaatkan teknologi Internet of Things. IoT Lab Jasa Marga terus mengembangkan teknologi untuk menghadapi transformasi teknologi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang kompeten, khususnya dalam bidang mechanical-electrical, electronic computer, dan networking untuk menghadapi tantangan ke depannya.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan penilaian jalan tol berkelanjutan yang dilakukan terhadap 44 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), di 63 ruas jalan tol, dan 123 rest area yang ada di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali yang dilakukan sejak 12 Oktober hingga 19 November 2021.”

"Meskipun telah beroperasi, masih perlu dilakukan pembenahan, baik dari segi keamanan maupun kenyamanan bagi pengendara dan harus dapat memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi perekonomian masyarakat lokal, juga perlu diperhatikan aspek manajemen pengelolaan sampah, penghijauan, pengelolaan limbah, dan sistem drainasenya." ujar Dra. Endang Setyaningrum, MT (Pakar Kebersihan dan Manajemen Persampahan)

Internet of Things Laboratory menerima dengan Antusias Road Safety Rangers Education Training yang diadakan PT Jasa Marga (Persero)Tbk

Bertempat di gedung Internet of Things Laboratory Jasa Marga Learning Institute. PT Jasa Marga (Persero)Tbk Selengkapnya

Kompetisi Tingkat Nasional Tim Jasa Marga Group

Jasa Marga Kembali tampil dalam ajang inovasi tingkat nasional yang di selenggarakan oleh Wahana Kendali Selengkapnya

Sistem Peralatan Tol

Layanan Transaksi Tol merupakan bagian dari Pengoperasian Jalan Tol, bersama Layanan Lalu lintas, dan Layanan Selengkapnya

5 3 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
6 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Randy
Randy
19 days ago

Semangat selalu

Evy Yunitha
Evy Yunitha
18 days ago

Mantaap

Sofie Anna
Sofie Anna
17 days ago

Semoga dengan dikembangkannya inovasi ini, diharapkan dapat menjadi solusi atas persoalaan dari masalah operasional layanan yang kerap terjadi di lapangan, dan juga bagaimana cara mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di tol

Wahyu Ariyanto
Wahyu Ariyanto
14 days ago

Semangat dan terus berinovasi IOT lab

Auvan Atthahara
Auvan Atthahara
13 days ago

Semoga tetap dapat berinovasi. Mantap!